Seni Berburu Sponsor

Di tulisan kali ini, ingin coba sharing, beberapa hal yang berkaitan dengan dunia fundraising atau pencarian ‘duit’ untuk sebuah event atau kegiatan tertentu.

Berangkat dari pengalaman saya megang kegiatan ini pas jadi mahasiswa. Teringat siang tadi saya abis sharing bareng sama anak-anak vokasi UI yang bentar lagi di bulan Desember 2012 ini rencananya mau ngadain seminar, talkshow, plus pelatihan entrepreneurship selama tiga hari. Nah, mereka yaitu tim panitia meminta untuk berbagi ilmu tentang dunia kesponsorshipan.

Gimana caranya dapet sponsor mulai dari awal bikin proposal sampe akhirnya dapetin sponsor. Secara umum, saya emang bukan anak ekonomi yang saya rasa lebih jago. Makanya, saya mau sharing lebih ke berdasarkan pengalaman ajah ya. Karena masih mahasiswa, lebih banyak saya ngurus buat kegiatan mahasiswa. Alhamdulillahnya — walaupun belum pernah ada yang nyangkut jadi sponsor tunggal– event saya belum pernah ada yang defisit.

Oke, Langsung aja.. mau cerita dari mana dulu ya..

#Perlengkapan Sponsorship

  1. Proposal, pastikan proposal sudah dicek dengan teliti dan tidak ada yang kesalahan. Mau liat contoh proposal? Beberapa proposal event yang pernah saya ikutin saya juga posting disini.
  2. Surat pengantar, terdiri dari 2 jenis, yaitu surat pengantar umum dan surat pengantar khusus. Surat pengantar umum berisi pengantar kerjasama yang bersifat umum untuk disampaikan ke perusahaan calon sponsor. Surat pengantar khusus berisi surat yang ditujukan khusus untuk beberapa perusahaan.
  3. Surat tanda terima berfungsi sebagai tanda bukti bahwa proposal sudah sampai ke perusahaan yang dituju. Dalam hal ini tim sponsorship cukup membawa buku ekspedisi yang akan diisi oleh penerima proposal dari perusahaan yang kita tuju

#Tata Cara Pengajuan Kerjasama

  1. Marketing call: Marketing call adalah berkomunikasi dengan perusahaan melalui telepon
  2. Pengajuan keperusahaan
  • Langsung mendatangi perusahaan
  • Melalui email
  • Melalui fax
  • Melalui pos

3.  Follow up sponsor

  • Tahap pertama, pastikan dahulu proposal sampai pada staf perusahaan yang dituju apabila yang menerima sponsor bukan staf yang situju misalnya satpam dsb. Caranya telepon maksimal 2 hari setelah proposal masuk perusahaan.
  • Tahap kedua, follow up tindak lanjut proposal sesuai kesepakatan.

#Audiensi ke Perusahaan Calon Sponsor

  • Audiensi bisa dilakukan perorangan atau kelompok.
  • Yang melakukan audiensi diutamakan merupakan orang yang sejak awal menghubungi perusahaan tersebut.
  • Melakukan audiensi dapat dilimpahkan pada panitia di tim sponsorship yang lain yang sempat dari segi waktu, dengan koordinasi terlebih dahulu secara matang.
  • Sebelum datang untuk audiensi, panitia yang mengaudiensi wajib membawa proposal, berpakaian rapi, datang tepat waktu sesuai perjanjian, dan melakukan persiapan tentang apa yang ingin disampaikan.
  • Saat audiensi pastikan semua informasi tersampaikan.
  • Selesainya audiensi, apabila proposal di terima maka siapkan form MoU dengan teliti, spesifik.

One thought on “Seni Berburu Sponsor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s