Lowongan Kerja: “5 menit saja..”

Tersebutlah seorang pelamar kerja.

Ia mencari-cari perusahaan mana yang bisa menerimanya. Didapatlah ia sebuah perusahaan yang sepertinya menjanjikan. Sang pelamar tersebut masuk ke dalam gedung, mencoba peruntungannya. Tanpa screening apapun, sang pelamar tersebut langsung dipanggil menghadap presdir untuk bernegosiasi..

Presdir: “Posisi apa dan berapa besar gaji yang Anda inginkan?”

Pelamar: “Saya ingin melamar sebagai marketing Pak dan saya berharap gaji saya 5 juta sebulan”

Presdir: “Saudara pelamar, saya memiliki satu lowongan yang istimewa untuk Anda. Mau coba dengar?”

Pelamar: “Baik silahkan Pak”

Presdir: “Di posisi ini Anda tidak memiliki jam kerja, tapi saya akan tetap menggaji Anda seumur hidup. Anda boleh tidak masuk kantor, dan saya akan tetap menggaji Anda seumur hidup. Anda hanya perlu melakukan sesuatu yang sangat ringan tiap harinya”

Pelamar: “Wah, saya tertarik sekali Pak. Apa yang harus saya lakukan”

Presdir: “Anda cukup berbincang-bincang dengan saya, tidak lebih dari 5 kali per hari, dan tidak lebih dari 5 menit setiap kita berbincang. Anda boleh melakukannya di mana saja, baik bertemu langsung maupun via telepon. Waktunya pun menyesuaikan, namun lebih awal lebih saya sukai. Sebagai bonus, di tiap akhir perbincangan saya mengizinkan Anda meminta sesuatu apapun kepada saya.”

Pelamar: “Baik Pak! Saya tertarik sekali dan berminat!”

Presdir: “Dengan sebanyak itu keistimewaan yang saya berikan untuk Anda, saya hanya meminta satu hal pada Anda. Ketika Anda berbincang dengan saya, Anda tidak boleh mengerjakan hal lain dan pikiran Anda fokus pada saya. Hanya 5 menit. Sanggupkah Anda menahan itu (hanya) selama 5 menit saja?”

Pelamar: “Insyaallah saya sanggup dan siap Pak!”

Terpikir dalam benak sang pelamar, betapa istimewanya ia mendapat lowongan yang begitu menggiurkan. Hanya dengan berbincang dengan si Boss tidak lebih dari 5 menit dan tidak lebih dari 5x sehari, tak perlu bekerja dan datang ke kantor, ia akan mendapatkan gaji seumur hidup plus bonus bisa meminta apa saja kepada si Boss. Tambah lagi waktu dan tempat berbincang pun bisa menyesuaikan. Kapan lagi ada lowongan yang seperti ini, pikirnya.

Sejenak kemudian ia penasaran, sebenarnya posisi apakah yang dimaksud dengan si Boss ini. Tanpa basa basi, iapun menanyakannya.

Pelamar: “Pak, boleh saya tahu? Dengan keistimewaan sebanyak ini, sebenarnya posisi apa yang bisa mendapatkannya?”

Presdir: “Posisi seorang Hamba terhadap ALLAH..”

————————————————————————————-

Boleh kita asyik dengan dunia..

Bisa jadi kita terlupa denganNya..

Tapi mengapa saat berhadapan denganNya kita masih saja “menduakanNya”?

Resapilah..

5 menit saja.. tidak lebih.

Ia tidak banyak memintamu. Justru engkau yang selalu meminta kepadaNya.

Tapi mengapa Dia yang harus terus memanggil2mu, bukan engkau yang datang menghampiriNya,

untuk bersujud kepadaNya?..

5 menit saja.. tidak lebih.

Ketika engkau menduakanNya dengan lebih mencintai dunia.

Tapi mengapa pada sholat pun engkau masih saja menduakannya dengan pikiran2 yang ada di kepalamu?

Hanya 5 menit, tidak bisakah engkau menahan diri dan pikiranmu selama itu?

5 menit saja.. tidak lebih.

Engkau hadir ke hadapannya, bersujud dan berdoa kepadaNya.

Sebagai penciptamu, ALLAH senang jika hambaNya intim denganNya.

Khusyuk “berbincang” denganNya, berkeluhkesah dan memohon jalan dariNya..

5 menit saja.. hanya 5 menit saja..

Sholat yang baik ialah sholat yang khusyuk. Sedang untuk khusyuk engkau perlu tuma’ninah (menikmati).

Nikmati setiap gerakan yang engkau lakukan.. Fahami dan resapi setiap arti dari bacaanmu..

5 menit saja, tentu bisa kan meluangkan sedikit saja waktu untuk menikmati berbincang dengan Tuhanmu..

5 menit saja.. hanya 5 menit saja..

Luangkan waktumu, tidak banyak. Hanya 5 menit.

Untuk engkau dapat berbincang dengan Tuhanmu yang telah menciptakanmu.

Dan dalam 5 menit yang engkau luangkan itu, cobalah untuk fokus semata2 hanya kepadaNya..

Karena Ia pun telah menyiapkan hadiah dari impian dan harapan yang akan engkau utarakan kepadaNya..

5 menit saja.. hanya 5 menit saja..

Sholatlah untuk Tuhanmu yang telah “menggaji”mu seumur hidup.

5 menit saja.. hanya 5 menit saja..

Jika engkau dapati dirimu mulai memikirkan hal lain di tengah2 engkau sholat,,

kembali fokuslah dan ingatlah, di 5 menit ini telah engkau khususkan untuk tuhanmu..

#self_reminder

*lupa disalin dari mana


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s