Hanya #Satu Kata: ‘Bertahan’

try one more time

Agustus. Rasanya waktu cepat sekali berlalu. Atau saya yang berjalan terlalu lambat?

Tahukah? Kegagalan orang yang gagal yaitu mereka berhenti sebelum benar-benar sukses. Jutaan buku dan milyaran manusiadi di dunia, yang gagal tidak sebanyak yang berhasil. Kenapa? Karena hanya sedikit pula yang mampu untuk ‘bertahan’.

Ya! ‘Bertahan’. Sejatinya jarak antara kita dan sukses yang kita impikan hanya sebatas kata ‘bertahan’.

#Dunia akan gelap jika seandainya Thomas Alva Edison tidak ‘bertahan’ pada keyakinannya untuk mencipta bola lampu pada saat percobaannnya gagal, gagal, dan gagal lagi.

#Jack Ma, yang hanya seorang guru bahasa Inggris tidak akan sanggup mencipta perusahaan se’raksasa Alibaba.com yang kini menyaingi Amazon, Ebay dan raksasa online retail lainnya seandainya ia gagal ‘bertahan’ pada mimpinya membangun Alibaba.

#Kolonel Sanders, seorang pensiunan militer AS tidak akan mampu membuat ayam goreng se’enak dan sebesar sistem KFC jikalau saat resepnya ditolak oleh banyak rumah makan dan ia tidak ‘bertahan’ pada resep dan keyakinannya itu.

See? 
Masih banyak lagi kisah heroik yang kita temui dari kata bertahan.
Rasulullah Muhammad mampu ‘bertahan’ dengan segala cacian, makian, godaan, gempuran, dan berbagai macam ancaman yang ditimpakan kepadanya. 13 tahun berdakwah di Mekkah hanya beberapa orang yang mengikuti beliau. Namun lagi-lagi, kegigihan dan tekad untuk ‘bertahan’ membuatnya menjadi manusia paling sukses di dunia dan akhirat hingga detik ini.

Ayolah! Bertahan.
Bertahan, bukan berarti pasif, tetapi bertahan adalah perilaku aktif. Ibarat kaki memasang kuda-kuda, dibarengi otak yang terus bekerja, tangan yang terus berkarya, hingga lelah, hingga tidak ada lagi tenaga tersisa, hingga kelelahan itu sendiri takluk dan keberhasilan datang menjemput. Saat itulah Allah akan bayar semua pengorbanan dan upaya yang kau berikan untuk sekadar ‘bertahan’.

How can?
Banyak orang telah berhasil melakukannya. Ingatlah, saat dunia berkata padamu, saat semua orang tak lagi percaya padamu, dan mereka mengatakan ‘menyerahlah!
Maka kau cukup yakinkan dirimu, lalu teriakkan: Beri aku satu kesempatan lagi, “try one more time, one more time, one more timeeeeeee….!!!”


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s