Ini Deretan Fakta Unik Seputar Buku

Via merdeka.com. Buku adalah jendela dunia. Buku adalah gudang ilmu. Dua kalimat itu tampaknya sudah kita akrabi sejak masih duduk di bangku sekolah. Namun kenyataannya buku justru jadi salah satu barang yang kurang populer di Indonesia.

Riset yang dilakukan oleh UNESCO dan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) beberapa tahun lalu menunjukkan kalau ASEAN termasuk negara-negara dengan minat baca paling rendah. Sementara di Indonesia sendiri rata-rata warga membaca kurang dari 1 buku setiap tahunnya. Padahal membaca buku bisa memberikan banyak manfaat tak terduga selain bertambahnya pengetahuan.

  1. Baca buku punya sejuta manfaat untuk kesehatan

    baca-buku-punya-sejuta-manfaat-untuk-kesehatan-rev2
    Membaca buku tak hanya membuat seseorang jadi kaya akan informasi dan pengetahuan. Hobi yang sering dikaitkan dengan orang-orang kuper ini ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.

    Menurut sejumlah penelitian, membaca buku bisa menjadikan seseorang terhindar dari stres. Pasalnya orang-orang yang membaca buku lebih mudah merasa rileks. Buku juga bisa mencegah pikun, membuat seseorang lebih cepat tidur, dan menjadikan awet muda. Selain itu membaca juga bisa menjadi latihan untuk memperkuat memori dan kemampuan otak.

  2. Penerbit Argentina luncurkan buku yang bisa ditanam

    penerbit-argentina-luncurkan-buku-yang-bisa-ditanam-rev2
    Perusahaan penerbitan Pequeno Editor menerbitkan buku berjudul Mi Papa Estuvo en la Selva atau “Ayahku Di Hutan”. Buku ini menceritakan tentang hutan dan bagaimana cara untuk menghargai setiap makhluk hidup.

    Yang menjadikan buku ini istimewa jika dibandingkan dengan buku bacaan lainnya adalah buku ini bisa ditanam. Buku anak-anak ini dibuat dari kertas bebas asam, tinta ramah lingkungan, dan dilengkapi dengan biji jacaranda yang bisa tumbuh menjadi pohon dalam beberapa tahun.

    Buku ini merupakan bagian dari proyek Tree Book Tree. Target dari proyek ini adalah anak-anak usia 8-12 tahun. Tujuannya mengajarkan kepada anak-anak tentang asal-muasal buku sekaligus mengajak mereka berbuat lebih untuk lingkungan yang telah memberikan kehidupan bagi umat manusia.

  3. Penelitian buktikan buku cetak tetap lebih unggul daripada ebook

    penelitian-buktikan-buku-cetak-tetap-lebih-unggul-daripada-ebook-rev2
    Saat ini ebook lebih populer dibandingkan buku cetak biasa karena lebih praktis dan murah. Kehadiran ebook bahkan membuat toko-toko buku tradisional mengalami kemunduran bisnis. Namun penelitian terbaru mengungkap kalau buku cetak ternyata tetap memiliki keunggulan tersendiri jika dibandingkan buku elektronik.

    Menurut penelitian yang dilakukan oleh West Chester University, pemahaman yang didapat lewat membaca ebook lebih rendah jika dibandingkan dengan membaca buku cetak konvensional. Sejumlah penelitian lain menunjukkan kalau pembaca ebook lebih sulit mengingat informasi yang mereka baca dan lebih mudah terganggu konsentrasinya. Selain itu ebook membuat mata lebih cepat lelah daripada buku konvensional.

  4. Brasil punya buku yang merangkap sebagai tiket kereta

    brasil-punya-buku-yang-merangkap-sebagai-tiket-kereta-rev2Dilansir Mental_floss, penerbit L&PM Editores bekerja sama dengan agensi iklan Agencia Africa untuk meningkatkan tingkat baca yang sangat rendah pada warga Brasil. Caranya dengan membuat buku multifungsi berjudul Ticket Books. Buku ini bisa dibaca sekaligus berfungsi sebagai tiket kereta bawah tanah.

    Setiap buku dilengkapi dengan chip khusus yang bisa dipindai pada sensor tiket di stasiun. Dengan cara ini diharapkan penumpang akan memilih membaca buku untuk menghabiskan waktu di perjalanan.

  5. Pada zaman dahulu buku biasa disampul dengan kulit manusia

    pada-zaman-dahulu-buku-biasa-disampul-dengan-kulit-manusia-rev2Tahukah kamu, beberapa abad yang lalu buku biasa disampul dengan kulit manusia? Praktik ini disebut anthropodermic bibliopegy. Menurut mantan direktur perpustakaan University of Kentucky, Lawrence S. Thompson kepada The Harvard Crimson, praktik ini bisa ditelusuri hingga ke abad 16 sampai 17. Pada masa itu, jurnal yang berisi data-data para kriminal umumnya dijilid dengan kulit mereka sendiri. Kulit ini biasanya diambil setelah sang narapidana dieksekusi.

    Hingga saat ini beberapa perpustakaan terkemuka masih menyimpan sejumlah buku kuno yang berhias sampul kulit manusia. Salah satunya adalah Des destinees de l’ame karya Arsene Houssaye yang tersimpan di perpustakaan Harvard University. Menurut keterangan tertulis dalam sampul buku yang sudah diuji keasliannya ini, kulit yang digunakan adalah milik seorang pasien sakit jiwa tak dikenal.

  6. Buku mewarna jadi best seller di tahun 2015

    buku-mewarna-jadi-best-seller-di-tahun-2015-rev6
    Menurut daftar best seller Amazon, tiga dari sepuluh buku terlaris tahun ini adalah buku mewarnai untuk dewasa. Buku mewarnai yang ditujukan untuk konsumen dewasa memang hits sepanjang tahun 2015, ditandai dengan larisnya buku Secret Garden: An Inky Treasure Hunt and Coloring Book karya Johanna Basford.

    Hobi mewarnai ini diklaim mampu meredakan stres dan sudah digunakan sebagai sarana terapi oleh para psikiater sejak berabad-abad lalu.

    Kepopuleran buku mewarnai untuk dewasa juga melanda Indonesia. Selain Secret Garden, penerbit Indonesia juga meluncurkan buku serupa yang berjudul Batik.

  7. Buku kuno terbesar di dunia terletak di Myanmar

    buku-kuno-terbesar-di-dunia-terletak-di-myanmar-rev1
    Buku kuno paling besar di dunia ternyata terletak di Asia Tenggara. Buku ini berada di Pagoda Kuthodaw yang dibangun di kaki Bukit Mandalay, Myanmar. Buku yang berisi poin-poin kebijakan Buddha ini jadi yang terbesar di dunia karena tersebar di halaman kompleks pagoda.

    Buku itu terdiri dari 1.460 halaman yang disatukan menjadi 729 lempeng tablet. Masing-masing memiliki lebar 107 cm dan panjang 153 cm. Masing-masing tablet dinaungi cungkup-cungkup putih yang memenuhi halaman.

  8. Belenggu adalah novel psikologis pertama Indonesia

    belenggu-adalah-novel-psikologis-pertama-indonesia-rev1
    Menurut Korrie Layun Rampan dalam Leksikon Susastra Indonesia, Belenggu karya Armijn Pane adalah novel psikologis pertama di Indonesia. Belenggu menceritakan konflik cinta segitiga antara tokoh-tokoh yang terjebak di antara gesekan pemikiran modern dan nilai-nilai tradisional.

    Ketika diterbitkan, Belenggu dianggap kontroversial oleh sejumlah pihak. Pasalnya nvel ini dituding menampilkan hal-hal yang dianggap tabu pada masa itu, misalnya prostitusi dan perselingkuhan. Walaupun begitu, novel ini juga dianggap menggambarkan konflik sehari-hari yang manusiawi.

  9. Kolombia punya perpustakaan keledai, Kenya punya perpustakaan unta

    kolombia-punya-perpustakaan-keledai-kenya-punya-perpustakaan-unta-rev1
    Luis Soriano, seorang guru sekolah dasar di La Gloria, Kolombia mendirikan perpustakaan unik yang diberi nama Biblioburro. Konsep perpustakaan yang satu ini adalah mengantarkan sumber bacaan kepada anak-anak dengan keledaipeliharaannya di rumah. Soriano memutuskan untuk mengantarkan buku dan mengajar anak-anak di rumah masing-masing demi memberikan akses terhadap ilmu kepada mereka. Pasalnya kebanyakan anak-anak ini tidak mengenyam pendidikan karena diharuskan bekerja membantu keluarga sejak usia dini.

    Sementara itu di Kenya justru unta yang dijadikan sebagai sarana untuk mengantarkan sumber informasi kepada anak-anak. Kenya National Library Service membuat program perpustakaan keliling untuk merambah desa-desa terpencil dan komunitas nomaden di Kenya. Dan untuk menyiasati keterbatasan dana yang ada, institusi ini memanfaatkan tenaga unta alih-alih kendaraan bermotor. Unta-unta ini dibekali pelana dengan kotak kayu di kedua sisinya yang penuh berisi buku bacaan dan tikar. Kemudian unta-unta tersebut melakukan perjalanan bersama para pustakawan melintasi padang pasir yang tandus. Unta-unta ini kemudian mampir ke komunitas-komunitas nomaden dan sekolah terpencil di gurun pasir untuk meminjamkan buku kepada anak-anak atau orang dewasa.

    Itulah beberapa fakta unik dan menarik tentang buku dan membaca yang perlu kamu ketahui.

    Source:
    http://www.merdeka.com/gaya/ini-deretan-fakta-fakta-unik-seputar-buku-yang-wajib-diketahui/kolombia-punya-perpustakaan-keledai-kenya-punya-perpustakaan-unta.html
    Akses 5 Januari 2016


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s